“Di dunia saat ini, setiap unilateralisme, proteksionisme, dan ideologi kepentingan pribadi yang ekstrem tidak akan bisa berjalan sama sekali. Tindakan apa pun yang hanya berfokus pada diri sendiri dan upaya apa pun untuk terlibat dalam hegemoni dan penindasan tidak akan berhasil. Bukan hanya tidak berhasil, tapi juga akan menemui jalan buntu," tuturnya.
Lebih lanjut Xi menegaskan China perlu mempercepat modernisasi serta membangun militer kelas dunia serta memastikan Partai Komunis mempertahankan kepemimpinan absolut atas militer.
Mengomentari pidato itu, profesor hubungan internasional Universitas Renmin China, Shi Yinhong, mengatakan, Xi sedang mengirim pesan bahwa China tidak ingin berperang dengan AS, tapi tidak takut sekalipun terjadi.
“Pesannya sangat jelas, 'Kami tidak ingin berperang dengan Anda. Tapi jika berperang, kami akan bertarung dan berjuang sampai akhir. Bahkan jika Anda adalah negara adidaya nomor 1 di dunia',” katanya.