Presiden China Xi Jinping Beri Selamat ke Joe Biden, meski Pernah Dicap 'Preman'

Ahmad Islamy Jamil
Presiden China, Xi Jinping. (Foto: AFP)

Selama kampanye pemilihan, Biden bersumpah untuk membatasi pengaruh China yang meluas di seluruh dunia dan menyebut Xi lebih dari sekali sebagai “preman” karena berbagai praktik pelanggaran HAM oleh Pemerintah Tiongkok.

Pada Selasa (24/11/2020) lalu, Biden mengatakan, para sekutu sedang menantikan Amerika Serikat untuk menegaskan kembali peran bersejarahnya sebagai pemimpin global di kawasan Pasifik, di mana China telah berusaha untuk menggantikan Washington DC sebagai kekuatan dominan.

Pada saat yang sama, Biden, yang akan mulai menjabat sebagai presiden AS pada 20 Januari, telah memprioritaskan kemajuan dalam isu-isu seperti perubahan iklim, nonproliferasi nuklir, dan kesehatan global, yang membutuhkan kerja sama dengan China.

Kementerian Luar Negeri China sudah lebih dulu memberikan selamat kepada Biden pada 13 November lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

8 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

9 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

10 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal