Presiden Belarusia: Ukraina Bisa Kehilangan Semua Wilayah jika Terus Perang Lawan Rusia

Anton Suhartono
Alexander Lukashenko menegaskan Ukraina bisa kehilangan semua wilayah jika memilih terus berperang melawan Rusia (Foto: Reuters)

Pemerintah Ukraina bersikeras tak akan berdamai dengan Rusia kecuali seluruh wilayahnya dikembalikan seperti kondisi pada 1991 atau setelah merdeka dari Uni Soviet. Itu berarti, Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhzhia, yang memilih bergabung ke Rusia sesuai hasil referendum pada September 2022, harus kembali ke Ukraina. 

Bukan hanya itu, Krimea yang direbut pada 2014 juga harus dikembalikan ke pangkuan Kiev.

Lukashenko menegaskan, Rusia bisa saja menghancurkan militer Ukraina di garis depan, kemudian memotong Kiev dari laut dengan merebut Odessa.

Dalam wawancara sebelumnya, Lukashenko mengatakan, tujuan utama operasi militer Rusia ke Ukraina sebenarnya sudah tercapai. Rusia ingin menunjukkan bahwa negara itu tak bisa menerima kehadiran rezim agresif dan bermusuhan di depan pintunya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal