Namun, dia menolak menjelaskan lebih lanjut jenis bantuan militer apa yang bakal dikirim Paris untuk Armenia berdasarkan kontrak tersebut. Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam Azerbaijan dengan menuduh Baku punya masalah dengan hukum internasional.
Aliyev memulihkan kendali Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri bulan lalu melalui operasi militer singkat yang memicu eksodus sebagian besar dari 120.000 warga etnik Armenia di wilayah tersebut.
Aliyev mengatakan, dia sudah bertindak sesuai dengan hukum internasional. Menurut dia, delapan desa di Azerbaijan sampai hari ini masih berada di bawah pendudukan Armenia. Dia pun menekankan pentingnya membebaskan desa-desa tersebut dari pendudukan Armenia.