Prancis Marah Besar soal Kapal Selam Nuklir, PM Australia: Ini Demi Kepentingan Nasional

Umaya Khusniah
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison. (Foto: Reuters)

CANBERRA, iNews.id - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengaku memahami kekecewaan Prancis atas pembatalan kesepakatan kapal selam Canberra demi perjanjian dengan Amerika Serikat dan Inggris. Meski demikian, dia menjelaskan jika Australia juga perlu melindungi kepentingan nasionalnya.

"Ini merupakan kekecewaan besar bagi pemerintah Prancis, saya memahami itu. Tetapi pada saat yang sama, Australia harus selalu mengambil keputusan yang sesuai dengan kepentingan pertahanan nasional," kata Morrison. 

Sebelumnya, kerja sama pembuatan kapal selam bertenaga nuklir antara Amerika Serikat, Inggris, dan Australia membuat berang Prancis. Menteri Luar Negeri Prancis Jean Yves Le Drian bahkan menyebut Australia menikam dari belakang.

Ketiga negara pada Rabu lalu menyepakati kemitraan keamanan Indo-Pasifik di mana AS dan Inggris akan membagi teknologi kepada Australia untuk membuat kapal selam bertenaga nuklir.

Kemarahan ini merupakan puncak setelah Australia menolak kesepakatan pengadaan kapal selam nuklir dengan Prancis sebelumnya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal