Otoritas kesehatan Prancis juga melacak 22 warga negaranya yang sempat berada dalam rangkaian penerbangan terkait klaster kasus tersebut, termasuk rute Saint Helena-Johannesburg dan Johannesburg-Amsterdam. Sebagian dari mereka bahkan telah menjalani isolasi sejak pekan lalu.
Di Spanyol, dua perempuan yang sempat dirawat di Barcelona dan Alicante karena diduga terpapar Hantavirus dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes PCR. Selain itu, 14 penumpang asal Spanyol yang menjalani karantina di Rumah Sakit Gomez Ulla, Madrid, dilaporkan dalam kondisi baik.
Kementerian Kesehatan Spanyol menetapkan 6 Mei sebagai 'zero day', perhitungan masa karantina setelah berkonsultasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), European Center for Disease Prevention and Control (ECDC), dan otoritas kesehatan setempat. Dengan demikian, masa isolasi bisa berlangsung hingga 42 hari.
Pada pekan pertama karantina, para penumpang diwajibkan menjalani tes PCR berulang dan dilarang menerima kunjungan sampai evaluasi lanjutan dilakukan.
Pemerintah Spanyol menegaskan seluruh langkah penanganan telah dilakukan untuk memutus rantai penularan setelah ditemukan dua kasus positif yang berkaitan dengan kapal pesiar tersebut, yakni seorang warga Amerika Serikat dan perempuan asal Prancis.