Prancis Bubarkan Lembaga Amal Muslim Terbesar di Tengah Kecaman Penerbitan Kartun Nabi

Arif Budiwinarto
Logo lembaga amal Muslim terbesar di Prancis, BarakaCity. (foto: BarakaCity)

Polisi Prancis melakukan pemantauan besar-besaran terhadap kelompok, jejaraing media sosial, serta arus percapakan telepon yang terkait jaringan Islam radikal pascapembunuhan seorang guru sekolah di pinggiran kota Paris. Penyebabnya, guru tersebut menggunakan kartun Nabi Muhammad sebagai bahan diskusi mata pelajaran kebebasan berekspresi.

Prancis tengah menjadi sorotan dunia menyusul ucapan Presiden Emmanuel Macron untuk memerangi "separatisme Islam." Dia secara tegas memegang teguh sekulerisme di Prancis dan menjamin kebebasan berekspresi, termasuk menggunakan cara-cara yang merendahkan agama.

Negara-negara Muslim dunia menyerukan kecaman serta mendorong aksi boikot produk-produk Prancis sebagai bentuk kemarahan.

Dalam Islam, menggambarkan Nabi Muhammad menyerupai bentuk manusia seperti apapun dianggap sebagai penistaan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Heboh Lagi, Presiden Macron Ditampar Istri gegara Pesan Mesra ke Aktris Iran

Internasional
4 hari lalu

Kapal Pesiar Diisolasi gegara Wabah Norovirus, 1 Penumpang Tewas Puluhan Lainnya Bergejala

Health
6 hari lalu

Kondisi Terkini Pasien Hantavirus Pertama di Prancis, Mengkhawatirkan!

Internasional
6 hari lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Pertama Hantavirus dari Kapal Pesiar MV Hondius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal