Potret Istana Megah Presiden Suriah Dijarah Warga Setelah Bashar Al Assad Digulingkan

Anton Suhartono
Istana Kepresidenan Suriah Bashar Al Assad di Beirut yang menjadi kediaman Bashar Al Assad dijarah warga (Foto: AP)

Namun semua berubah sejak 2 pekan terakhir setelah HTS dan kelompok bersenjata lain merebut satu demi satu provinsi yang dikuasai pemerintah, seperti Idlib dan Aleppo.

Kemajuan yang begitu cepat diraih kelompok oposisi membuat gempar dunia internasional. Pasalnya rezim Assad mendapat dukungan dari Rusia dan Iran.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menegaskan Presiden Bashar Al Assad telah memutuskan untuk mengundurkan diri. Keputusan itu diambil setelah dia berunding dengan pihak-pihak yang bertikai di Suriah.

Assad juga meminta jajaran pemerintahannya untuk memastikan transisi kekuasaan secara damai.

"Sebagai hasil dari negosiasi antara Bashar Assad dan sejumlah pemain dalam konflik bersenjata di Republik Arab Suriah, dia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai presiden dan meninggalkan negara itu," bunyi pernyataan Kemlu Rusia.

Pemerintah Rusia memastikan tidak berpartisipasi dalam negosiasi tersebut, namun memantau perkembangannya dengan cermat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Usai Chatib Basri, Giliran Menkes Budi Gunadi Merapat ke Istana

57 tahun lalu

Prabowo Panggil Chatib Basri di Tengah Isu Pergantian Menkeu 

57 tahun lalu

Purbaya Ungkap Batal Naik Haji Tahun Ini: Belum Rezeki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal