Populasi Tikus Meningkat Pesat, Masyarakat Takut Penyakit Mewabah

Umaya Khusniah
Tikus (Foto: Creativenature/Elements Envato)

"Ini bukan hanya masalah satu bisnis. Ini masalah komunitas," tambah Thompson.

Kepala obat unggas dan hewan peliharaan eksotis di University of Queensland, Profesor Bob Doneley mengatakan, lonjakan populasi tikus biasanya terkait dengan makanan.

Ia mengingatkan ada kemungkinan mereka bisa menyebarkan penyakit seperti leptospirosis, Virus Hanta, dan pes.

"Itu salah satu alasan petani tebu membakar tebu dari pada memotongnya dengan tangan - karena petani tebu akan terkena urin tikus," tambahnya.

Dia menambahkan, tikus akan sering membawa kutu yang juga dapat membawa penyakit menular seperti wabah pes.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

57 tahun lalu

Pintu Masuk Indonesia Diperketat usai WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Global

57 tahun lalu

Kemenkes Pastikan Tidak Ada Kasus Ebola di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal