Menteri Muda Urusan Eropa Clement Beaune mengatakan, pengibaran bendera UE di Arc de Triomphe itu hanya bersifat sementara. Dia pun menduga kritik yang disampaikan Le Pen dan gerombolannya kali ini hanya bagian dari kampanye untuk menjatuhkan citra Macron menjelang Pilpres Prancis 2022.
“Bendera Prancis belum diganti. Kampanye pemilu bukan jalan bebas untuk (menyebarkan) kebohongan dan kontroversi kecil,” cuit Beaune di Twitter.
Macron sampai saat ini belum menyatakan apakah dia akan mencalonkan diri di pilpres yang digelar pada April nanti. Namun, dalam Pilpres Prancis 2017, politikus berusia 44 tahun itu berhasil mengalahkan Le Pen pada putaran kedua dengan perolehan 66 persen versus 34 persen suara.
Semua jajak pendapat saat ini juga menunjukkan Macron masih unggul dan punya kans besar untuk memenangkan masa jabatan presiden untuk lima tahun lagi.