Politikus Israel Ini Akan Gagalkan Upaya AS Buka Kantor Konsulat untuk Palestina

Anton Suhartono
Nir Barkat (Foto: Reuters)

"Saya kira pemerintah Israel saat ini lemah. Itu bergantung pada (sayap) kiri, bergantung pada keberpihakan kelompok radikal. Kita harus melakukan segala upaya untuk menjaga kesatuan kota Yerusalem," kata Barkat, dikutip dari Reuters, Rabu (6/10/2021).

Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, sementara Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara di masa depan. Negara Zionis itu merebut Yerusalem, Tepi Barat, dan Jalur Gaza, dalam perang 1967.

Sementara itu penasihat Kementerian Luar Negeri Palestina Ahmed Al Deek mengatakan, Barkat mewakili posisi politisi partai sayap kanan Israel yang berusaha menggagalkan solusi dua negara.

Para pejabat AS enggan membahas masalah ini lebih jauh, namun mereka yakin proses pembukaan kembali kantor konsulat untuk Palestina akan terealisasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal