Politikus Anti-Islam Belanda Geert Wilders Frustrasi, Menang Pemilu tapi Sulit Jadi Perdana Menteri

Ahmad Islamy Jamil
Politikus anti-Islam Belanda, Geert Wilders. (Foto: Reuters)

Namun pemimpin baru VVD, Dilan Yesilgoz, tidak menutup kemungkinan menawarkan dukungan luar kepada pemerintahan Wilders.

Sementara Pieter Omtzigt, pemimpin Partai NSC yang berhaluan tengah dan juga dipandang sebagai mitra potensial dalam pemerintahan Wilders, mengatakan kerja sama dengan PVV akan sulit. Sebab, posisi ekstrem yang disuarakan Wilders tampaknya melanggar prinsip perlindungan Konstitusi Belanda terhadap kebebasan beragama.

Negosiasi pembentukan koalisi di Parlemen Belanda biasanya memakan waktu berbulan-bulan, dan sikap mengenai kesediaan partai-partai untuk bekerja sama dapat berubah seiring berjalannya waktu.

Jika Wilders tidak dapat membentuk pemerintahan, maka secara teori akan ada kemungkinan kombinasi lebih banyak kelompok sentris (ideologi tengah) yang mengecualikan PVV. Jika hal itu masih mustahil, pemilu yang baru akan menjadi pilihan terakhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku

57 tahun lalu

Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal