Polisi Periksa Mantan Politikus UMNO karena Jelekkan Perdana Menteri Malaysia

Antara
Mantan politikus UMNO, Dato' Lokman Noor Bin Adam diperiksa Polisi Diraja Malaysia (PDRM) karena menggunakan perkataan jelek terhadap PM Muhyiddin Yassin. (foto: Antara)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Polisi Diraja Malaysia (PDRM) memeriksa mantan politikus UMNO, Dato' Lokman Noor Bin Adam atas dugaan penggunaan perkataan jelek terhadap Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin.

"Pada 1 November 2020 pemeriksaan telah dilakukan terhadap pemilik video yang telah tayang di Facebook, Lokman Noor Adam, karena mengandung unsur intimidasi kriminal dan menggunakan perkataan yang jelek sifatnya terhadap kepemimpinan terhadap menteri," kata Direktur Unit Pemeriksaan Kriminal dan Undang-Undang PDRM Kombes Pol Huzir Bin Mohamed di Kuala Lumpur, Senin (2/11/2020).

"Penangkapan terhadap pelaku telah dilakukan pada 1 November 2020 jam 23.00 malam dan selular dipercayai digunakan untuk menayangkan video yang viral turut dirampas," ujarnya.

Huzir mengatakan permohonan penahanan terhadap pelaku telah dibuat dan diperbolehkan selama satu hari. Pemeriksaan lanjutan masih diteruskan.

PDRM pastikan pemeriksaan jauh dari tekanan pihak manapun

PDRM menegaskan pemeriksaan yang dilakukan berlangsung secara profesional dan adil tanpa tekanan atau arahan dari pihak manapun.

Sementara itu, Lukman Noor Adam di Facebook menulis permintaan agar pengacara dikirimkan ke Bukit Aman (markas PDRM).

"Mohon antar pengacara USJT Bukit Aman. Saya ditahan di bawah Pasal 506," katanya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Pengendali Uang Bandar Narkoba Fredy Pratama di Malaysia

57 tahun lalu

Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

DPR Kecam Penganiayaan ART WNI di Malaysia, Desak Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal