Dalam pertemuan yang berlangsung Kamis itu, Prayut dan Wunna membicarakan perkembangan politik dan situasi di Myanmar.
Sebelumnya, Menlu Thailand Don Pramudwinai dan Menlu RI Retno Marsudi bertemu Wunna di Bandara Don Muang.
Retno menegaskan kembali pentingnya proses transisi demokrasi yang inklusif dan menyerukan lingkungan yang kondusif dalam bentuk dialog, rekonsiliasi, serta membangun kepercayaan.
Dia menegaskan dan memperjelas kepada Wunna mengenai pentingnya semua negara ASEAN untuk menghormati prinsip-prinsip dalam Piagam ASEAN serta pentingnya memberikan akses terhadap kemanusiaan, termasuk kunjungan terhadap tahanan.