“Hamas sebenarnya terbuka untuk berdiskusi tentang bagaimana mereka tidak akan menjadi ancaman bagi Israel,” ujarnya.
Sheikh Mohammed mengatakan, satu pertanyaan yang perlu dijawab adalah kepada siapa Hamas akan menyerahkan senjata. Ada perbedaan mencolok antara Hamas yang memberikan senjatanya kepada otoritas Palestina atau kepada entitas lain.
Masih belum jelas kapan negosiasi mengenai perselisihan yang masih berlangsung antara Israel dan Hamas akan dimulai.
Hamas sebelumnya menyatakan bersedia menyetujui gencatan senjata jangka panjang dengan Israel.
Pada Maret, kepala juru runding Hamas, Khalil Al Hayya, mengatakan kepada para pejabat AS di Qatar, kelompoknya terbuka untuk gencatan senjata selama 5 hingga 10 tahun. Pada periode itu Hamas akan meletakkan senjata.