PM Johnson Sebut 'Trump Deal' Bisa Gantikan Kesepakatan Nuklir Iran

Nathania Riris Michico
PM Inggris Boris Johnson. (FOTO: AFP)

LONDON, iNews.id - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bersedia bekerja sama untuk 'Trump Deal' atau Kesepakatan Trump demi menggantikan perjanjian internasional yang dirancang untuk menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklir. Perjanjian itu lebih dikenal dengan perjanjian nuklir Iran 2015.

"Jika kita akan menyingkirkannya (perjanjian nuklir Iran 2015), maka kita perlu pengganti," kata Johnson soal kesepakatan nuklir 2015, seperti dilaporkan AFP, Selasa (14/1/2020).

Kesepakatan itu disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Inggris dan kekuatan Eropa lainnya berusaha menyelamatkan perjanjian itu sejak Presiden Donald Trump menarik Amerika Serikat (AS) keluar pada Juni 2018.

Inggris, Prancis, dan Jerman mengumumkan pada Selasa mereka meluncurkan mekanisme perselisihan di bawah JCPOA, karena Iran tidak memenuhi komitmennya.

Johnson mengatakan Kesepakatan Trump akan menjadi jalan keluar yang bagus, tetapi tidak merinci rincian proposal tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal