PM Israel Netanyahu Tegur Menlunya karena Bertemu Menteri Libya Diam-Diam

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menyalahkan Menlu Eli Cohen yang bertemu mitranya dari Libya, Najla Mangoush, secara diam-diam (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri (PM) IsraelBenjamin Netanyahu menyalahkan menteri luar negerinya (menlu) Eli Cohen yang bertemu mitranya dari Libya, Najla Mangoush. Pertemuan diam-diam itu terungkap setelah kantor Kemlu Israel mengeluarkan pernyataan pada 26 Agustus lalu yang dikutip media.

Pertemuan yang berlangsung di Italia pada awal Agustus itu berbuntut pemecatan Mangoush oleh Perdana Menteri Abdulhamid Al Dbeibah. Libya tak mengakui keberadaan Israel, sebaliknya mendukung berdirinya negara Palestina. Libya juga tak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Yahudi tersebut.

“Ini tidak membantu, sekarang sudah jelas,” kata Netanyahu, kepada stasiun televisi Siprus, ANT1, saat ditanya tentang anak buahnya, seperti dilaporkan kembali Reuters, Minggu (3/9/2023).

Netanyahu mengaku telah mengeluarkan arahan kepada semua menteri, pertemuan seperti itu harus disetujui terlebih dahulu oleh kantor perdana menteri. Bukan hanya itu, publikasi berita pertemuan juga harus mendapat persetujuan darinya.

Para pengamat mengatakan, Al Dbeibah dan para pemimpin Libya lainnya berusaha membangun hubungan dengan Israel. Harapannya Amerika Serikat akan mendukung mereka terkait perpecahan politik dalam negeri Libya.

Sementara itu dalam posting-an di media sosial pada 28 Agustus, Cohen membela kantornya atas publikasi pertemuan dengan Mangoush. 

"(Kementerian) Selalu bekerja dengan terbuka dan rahasia, dan berbagai cara yang bijaksana, untuk meningkatkan hubungan luar negeri Israel," kata Cohen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal