PM Israel Netanyahu Dilaporkan Batal Singgah di Eropa, Takut Ditangkap ICC

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dilaporkan membatalkan rencana singgah ke Eropa karena takut ditangkap Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu dilaporkan membatalkan rencana singgah ke Eropa karena takut ditangkap terkait surat perintah dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Netanyahu sedianya akan singgah ke negara Eropa dalam kunjungan ke Amerika Serikat (AS) akhir bulan ini, demikian laporan stasiun televisi Israel seperti dilaporkan kembali Al Jazeera, dikutip Rabu (10/7/2024).

Jaksa ICC Kharim Khan pada Mei lalu meminta hakim untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina.

Sejak itu, tim panel hakim ICC mempertimbangkan apakah ada alasan sah untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu atau tidak. Selain Netanyahu, permintaan serupa dikeluarkan untuk Menteri Pertahanan Yoav Gallant serta tiga pemimpin Hamas. 

Jika ICC mengeluarkan surat perintah tersebut, 124 negara anggota ICC wajib menangkap Netanyahu jika berada di wilayah mereka.

Kabar bahwa Netanyahu singgah di negara Eropa, kemunginan Hongaria atau Republik Ceko, muncul karena pesawat yang membawanya tidak akan bisa melakukan penerbangan trans-Atlantik langsung. Apalagi pesawatnya dipenuhi dengan anggota delegasi. Pesawat memerlukan transit di Eropa untuk mengisi bahan bakar.

Langkah yang diambil kemungkinan Netanyahu akan melakukan perjalanan ke AS membawa rombongan terbatas. Kunjungannya ke AS untuk menyampaikan pidato di hadapan Kongres yakni pada 24 Juli.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan

57 tahun lalu

Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal