PM Inggris Liz Truss Didesak Mundur padahal Baru Menjabat Bulan Lalu

Anton Suhartono
Liz Truss (Foto: Reuters)

Jajak pendapat MRP mengungkap, Konservatif bisa kehilangan 219 kursi di parlemen sebelum Truss membatalkan kebijakan tidak populer terkait dengan anggaran.

Surat kabar The Guardian melaporkan, sejauh ini sudah terkumpul 100 dukungan dari parlemen untuk melengserkan Truss. Seperti diketahui, pendahulu Truss, Boris Johnson, mengundurkan diri setelah rekan-rekan separtai tak menghendakinya lagi memimpin terkait skandal pesta saat pambatasan Covid-19.

Aturan di Inggris membuat Truss bisa menjabat setidaknya setahun setelah dilantik, namun Ketua Komite 1922 Geoffrey Clifton-Brown mengatakan aturan itu bisa diubah jika sebagian besar anggota partai tak menghendaki sang pemimpin lagi.

Selama menjabat, Truss terpaksa mengubah total agenda fiskalnya, salah satunya reformasi pasar bebas yang dampaknya pemangkasan besar-besaran terhadap layanan publik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji: Perjalanan yang Mengubah Hidup!

57 tahun lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal