PM Imran Khan Peringatkan UU Anti-Muslim Bisa Picu Konflik Pakistan dan India

Anton Suhartono
Imran Khan (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan memperingatkan jutaan muslim India, terutama di Kashmir, bisa melarikan diri di bawah Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan yang disahkan pada Rabu pekan lalu.

Kondisi ini diperparah dengan penerapan jam malam di Kashmir yang masih berlaku sampai saat ini. India mencabut status otonomi penuh terhadap Kashmir memicu gejolak di wilayah berpenduduk mayoritas muslim tersebut.

Dia menyebut UU baru serta kondisi Kashmir tak hanya bisa memicu krisis pengungsi namun memengaruhi hubungan kedua negara.

"Kami khawatir bukan hanya krisis pengungsi, tapi juga menyebabkan konflik antara dua negara yang memiliki senjata nuklir," kata Imran Khan dalam pidatonya di Global Forum of Refugee di Jenewa, Swiss, Selasa (17/12/2019).

Dia menegaskan, Pakistan tak dapat menampung lebih banyak pengungsi lagi.

"Negara kami tidak akan dapat menampung lebih banyak pengungsi," seraya menegaskan dunia harus mengambil tindakan saat ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

5 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

6 hari lalu

Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun

7 hari lalu

Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal