PM Ethiopia Luncurkan Buku soal Etnis Usai Sabet Nobel Perdamaian, Dicetak 1 Juta Eksemplar

Anton Suhartono
Abiy Ahmed meluncurkan buku usai menangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2019 (Foto: AP)

"Khususnya atas inisiatif yang menentukan dalam menyelesaikan konflik perbatasan dengan negara tetangga Eritrea," kata juri Komite Nobel.

Meski demikian, juri Nobel menekankan bahwa Hadiah Nobel Perdamaian dimaksudkan untuk mengakui semua pemangku kepentingan yang bekerja untuk menciptakan perdamaian dan rekonsiliasi di Ethiopia serta di Afrika Timur dan Timur Laut.

Komite juga mengangkat Presiden Eritrea Isaias Afwerki dengan menekankan bahwa perdamaian tidak muncul hanya dari tindakan satu pihak saja.

Abiy mengalahkan aktivis lingkungan Swedia, Greta Thunberg, yang justru lebih dijagokan. Thunberg sudah mendapat gelar kehormatan tertinggi Right Livelihood Award dari organisasi HAM Amerika Serikat, Amnesty International.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

12 Tahun Nantikan Anak, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar 5

57 tahun lalu

Dikritik gegara Nobel Perdamaian, Norwegia Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza 

57 tahun lalu

Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

57 tahun lalu

AS Serang Venezuela, Rusia Sindir Ambisi Trump Raih Nobel Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal