PM Australia Sebut Elon Musk Miliarder Arogan Buntut Penikaman Pendeta di Gereja

Anton Suhartono
Anthony Albanese menyebut pemilik platform media sosial X Elon Musk sebagai miliarder arogan (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Pengadilan Australia memerintahkan platform media sosial X untuk menyembunyikan beberapa postingan terkait penikaman seorang pendeta di Sydney beberapa waktu lalu. Insiden itu berbuntut panjang, memicu konflik lebih luas di media sosial antara umat Kristiani dan Muslim.

Pendeta sekaligus uskup gereja Asiria, Mar Mari Emmanuel, ditikam oleh remaja 16 tahun saat menyampaikan khutbah dalam kebaktian awal bulan ini. Polisi menetapkan kasus tersebut sebagai aksi terorisme.

Mar Mari merupakan pendeta populer di media sosial sehingga kasus ini memicu perhatian banyak orang. Namun ada dugaan kuat bahwa serangan dilakukan pria yang identitasnya disembunyikan itu sebagai respons atas khutbah Mar Mari yang melecehkan Nabi Muhammad SAW. Dalam rekaman video saat penangkapan, pelaku mengatakan dirinya tak akan berada di sini jika pendeta itu tak menghina Nabi.

Pengadilan federal Australia memberikan wewenang kepada badan pengawas siber, Komisioner eSafety, pada Senin (22/4/2024) malam untuk memerintahkan perusahaan media sosial X menyembunyikan beberapa posting-an mengenai penikaman tersebut. Namun Musk merespons dengan menegaskan tak akan menyembunyikan semua posting-an tersebut.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pun mengecam pemilik X Elon Musk dengan menyebutnya sebagai miliarder arogan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Nasional
3 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Internasional
3 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Nasional
4 hari lalu

PM Albanese Puji Kepemimpinan Prabowo: Komitmennya Nyata Jaga Keamanan Kawasan dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal