PM Abe Bakal Temui Khamenei untuk Jadi Penengah Iran dan AS

Nathania Riris Michico
PM Jepang Shinzo Abe (kiri ) and Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (FOTO: AP / AFP)

Sebelum Trump terbang ke Jepang, AS mengumumkan akan mengirim 1.500 pasukan tambahan ke wilayah Iran, menambah armada kapal induk, dan pesawat-pesawat pengebom berkemampuan nuklir, yang sebelumnya sudah dikirim.

Trump sendiri mengancam "riwayat Ira resmi berakhir" jika negara itu menyerang kepentingan AS.

"Saya yakin Iran ingin berbicara, dan jika mereka ingin berbicara, kami juga ingin berbicara," ujar Trump.

Khamenei menyamakan negosiasi dengan pemerintahan Trump sebagai "racun" karena dianggap tak mendukung apa pun, merujuk pada penarikan AS dari perjanjian nuklir 2015 yang ditandatangani oleh Iran dan kekuatan dunia lain.

Jepang dan Iran mempertahankan hubungan yang baik lantara kondisi Jepang yang minim sumber daya dan sangat bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah, meskipun minyak mentah dari Iran menyumbang hanya 5,3 persen dari total impor negara itu tahun lalu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Ribuan Pekerja di Jabar hingga Jatim Terancam PHK, Ada Apa?

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal