Pimpinan Militer Myanmar Bantah Pasukannya Perkosa Warga Rohingya

Nathania Riris Michico
Pasukan militer Myanmar. (Foto: Reuters)

"Itu tidak dapat diterima menurut budaya dan agama negara kami," kata dia.

Dia berujar siapa pun yang dinyatakan bersalah melakukan kejahatan akan dihukum. Min Aung juga menegaskan Myanmar siap menarik kembali para pengungsi yang dapat diverifikasi sebagai penduduk sesuai kesepakatan repatriasi dengan Bangladesh.

Beberapa bulan setelah kesepakatan ditandatangani, tidak ada pengungsi yang kembali.

Hal ini membuat marah para pejabat Bangladesh, yang menuduh Myanmar berpura-pura bekerja sama untuk kepentingan komunitas internasional.

Min Aung Hlaing justru menyalahkan teroris karena menyebabkan kekerasan.

Delegasi PBB akan melakukan perjalanan dengan helikopter di atas Negara Bagian Rakhine utara dan memberikan konferensi pers saat kembali ke ibu kota Naypyidaw sore nanti.

Kunjungan mereka ke Myanmar terjadi setelah para pengungsi Rohingya mengatakan mengaku trauma atas pembunuhan termasuk pelecehan seksual yang mereka terima.

Tindakan kekerasan menyebabkan sekitar 700.000 warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh, melarikan diri dari desa yang terbakar dan kekejaman tentara pada Agustus 2017.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Pemimpin Kudeta Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Terpilih Jadi Presiden

57 tahun lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal