Pilpres Iran, 2 Kandidat Garis Keras Mundur Sehari Jelang Pencoblosan

Anton Suhartono
Dua kandidat Pemilihan Presiden (Pilpres) Iran 2024 mengundurkan diri, Kamis (27/6), atau sehari sebelum pemungutan suara berlangsung (Foto: Reuters)

“Saya menyerukan kepada Saeed Jalili dan Mohammad Baqer Qalibaf untuk bersatu dan tidak membiarkan tuntutan kekuatan revolusioner tidak terpenuhi,” tulis Zakani, dalam pernyataan di media sosial X.

Pilpres Iran akan digelar pada Jumat besok untuk mencari penggangi Ebrahim Raisi yang meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter bulan lalu. Hasil pilpres ini sangat penting bagi kubu garis keras karena akan memengaruhi posisi pengganti pemimpin tertinggi Khamenei. Dengan usia yang sudah menginjak 85 tahun, besar kemudian Khamenei akan segera turun.

Presiden Iran biasanya berperan besar dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi.

Posisi pemimpin tertinggi memegang peran penting dalam sistem pemerintahan Iran, seperti mengatur kebijakan luar negeri, termasuk perjanjian nuklir serta perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran

Internasional
6 hari lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Internasional
6 hari lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
7 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal