Pilot F-16 Ukraina Tewas saat Tangkis Serangan Udara Rusia

Aditya Pratama
Ilustrasi Pesawat Tempur F-16 milik Ukraina. (Foto: AP)

Pasukan Ukraina menghancurkan 211 pesawat tanpa awak dan 38 rudal, sementara 225 pesawat tanpa awak lainnya hilang karena peperangan elektronik atau merupakan umpan yang tidak membawa bahan peledak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta lebih banyak dukungan dari Washington dan sekutu Barat untuk memperkuat pertahanan udara negaranya setelah serangan Rusia,yang merusak rumah dan infrastruktur di seluruh negeri dan melukai sedikitnya 12 orang.

Zelensky menyebut, Rusia telah meluncurkan sekitar 114 rudal, 1.270 pesawat nirawak, dan 1.100 bom luncur hanya dalam seminggu terakhir.

"Moskow tidak akan berhenti selama masih memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan besar-besaran," ucap Zelensky melalui akun resmi X dikutip, Minggu (29/6/2025).

Kantor berita milik pemerintah Rusia, RIA Novosti, mengatakan satu orang tewas oleh pesawat nirawak Ukraina di wilayah Luhansk, Ukraina yang dikuasai Rusia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Desak Israel Masuk Perjanjian Nuklir NPT: Dunia Akan Senang!

57 tahun lalu

Rusia Diuntungkan dengan Perang Israel-Iran, Ukraina Waswas

57 tahun lalu

Presiden Ukraina Zelensky Ikut Pusing dengan Perang Israel-Iran, Kenapa?

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal