Pesawat Pengebom B-2 Spirit AS Keluar Kandang, Bombardir Yaman

Anton Suhartono
Pesawat pengebom strategis B-2 Spirit AS menggempur lima posisi bawah tanah kelompok Houthi Yaman (Foto: US Air Force)

Houthi menargetkan kapal-kapal komersial dari Israel atau negara lain yang terkait dengan negara Yahudi itu sejak November 2023. Serangan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang sedang menghadapi agresi Israel.

Dalam perkembangannya Houthi juga menyerang kapal-kapal perang AS dan Inggris sejak awal tahun ini sebagai pembalasan atas gempuran terhadap wilayah Yaman. Pasukan sekutu dipimpin AS menggelar operasi Prosperity Guardian untuk melawan Houthi yang mengganggi kapal-kapal terkait dengan Israel.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden berjanji tetap mendukung Israel, termasuk dalam persenjataan. 

Namun pada awal pekan ini pejabat AS menyampaikan pernyataan yang jarang terjadi. Gedung Putih mengancam akan menghentikan pengiriman senjata ke Israel jika tidak menunjukkan komitmen untuk memperbaiki situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Hal itu disampaikan Menhan Austin dan Menlu Antony Blinken dalam surat bersama yang dikirim kepada mitra mereka dari Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

57 tahun lalu

Ubedilah Badrun Ungkap Momen yang Membuatnya Terpanggil Ikut Demo Mahasiswa

57 tahun lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Gerindra: Keputusan Berani Berpihak ke Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal