“Kami memahami bahwa situasi ini rumit bagi keluarga mana pun. Saya ingin menyampaikan pesan, dari pemerintah, kami melakukan semua upaya, protokol, dan prosedur yang diperlukan untuk menangani situasi,” katanya.
Korban tewas termasuk dua kru.
Penerbangan yang dioperasikan maskapai komersial milik pemerintah, Satena Airlines, sedang dalam penerbangan dari Cucuta menuju Ocana, dua kota di Provinsi Santander Utara yang berbatasan dengan Venezuela.
Pesawat sempat hilang dari radar sebelum dipastikan jatuh di wilayah terpencil dengan hutan lebat, mempersulit upaya pencarian dan penyelamatan.
Sumber di air traffic control (ATC) setempat mengatakan, pesawat sempat menurunkan ketinggian secara tiba-tiba dalam 11 menit, sebelum jatuh di Ocana.
Rojas sebelumnya menulis pesan di media sosial X, direktorat investigasi kecelakaan dari otoritas Penerbangan Sipil Kolombia menyampaikan informasi pesawat HK4709 yang hilang.