Pesawat lalu turun hingga ketinggian sekitar 25 km sambil melaju dengan kecepatan hampir 6.000 km/jam. Pada kecepatan itu, memperlambat kecepatan dengan melawan gaya gravitasi Bulan seperti mengerem sepeda yang turun di ujung lereng bukit lompat ski.
Data telemetri langsung menunjukkan posisi terakhirnya sudah 90 meter di atas permukaan Bulan. Namun pada waktu pendaratan, pusat kontrol di Bumi kehilangan kontak dengan M1.
Para teknisi pun menunggu konfirmasi sinyal untuk mengetahui nasib M1, namun tak kunjung datang.
"Saat ini yang saya bisa sampaikan adalah kami sangat bangga pada kenyataan telah mencapai banyak hal selama Misi 1 ini," kata Hakamada.
Sejauh ini hanya Amerika Serikat (AS), Uni Soviet, dan China yang berhasil mengirim pesawat berawak maupun tanpa awaknya ke Bulan. Upaya serupa sebelumnya yang dilakukan India dan Israel juga gagal. Pesawat Israel juga diterbangkan oleh perusahaan swasta.