Sebagian besar pakar penerbangan sepakat bahwa roda pendaratan yang tidak berfungsi merupakan penyebab langsung kecelakaan tersebut.
"Jika Anda melihat videonya, roda pendaratan tidak membuka sempurna," kata Choi Kee Young, pengamat penerbangan dari Universitas Inha, dikutip dari.Yonhap, Senin (30/12/2024).
Pesawat, lanjut dia, dilengkapi dengan beberapa sistem pengereman. Jika roda pendaratan tidak berfungsi, mesin penggerak terbalik bisa mengangkat sayap yang berfungsi sebagai rem udara. Namun, rem tersebut tampaknya juga tidak berfungsi.
"Jika terjadi pendaratan miring, pesawat harus memperlambat laju dengan membuat lebih banyak hambatan udara menggunakan sayap, tetapi ini tidak terlihat dalam video," kata Choi.
Dia menduga kedua mesin mengalami kerusakan.
"Jika kedua mesin rusak, pesawat akan jatuh dan perintah pilot tidak bisa disampaikan," ujarnya.