Pesawat Cessna Jatuh di Gunung Berapi Aktif Filipina, Operasi SAR Berisiko Tinggi

Anton Suhartono
Pesawat Cessna 340 jatuh di Gunung Mayon Filipina yang masih aktif (Foto: EPA-EFE)

MANILA, iNews.id - Proses evakuasi korban pesawat jatuh di gunung berapi yang sedang aktif di Filipina masih berlangsung. Pesawat Cessna 340 yang dinaiki empat orang itu jatuh pada Sabtu pekan lalu di Gunung Mayon dalam penerbangan dari Bandara Internasional Bicol di Provinsi Albay menuju Manila.

Kondisi keempat korban, dua di antaranya warga Australia, belum diketahui. Keberadaan pesawat baru diketahui hari ini, Selasa (21/2/2023), berdasarkan pencitraan yang diambil dari pesawat pencari. 

Juru Bicara Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) Eric Apolonio mengatakan kamera beresolusi tinggi digunakan untuk mengidentifikasi puing-puing. Dari pemeriksaan gambar dipastikan puing-puing yang tertangkap kamera adalah bagian dari pesawat yang jatuh.

Tim SAR mengirim petugas berpengalaman untuk menjangkau lokasi pesawat jatuh dari darat. Upaya untuk menjangkau lokasi kecelakaan menggunakan helikopter terkendala cuaca buruk, yakni hujan dan angin kencang. 

Petugas penyelamat akan berkemah pada Selasa malam dan diperkirakan baru bisa mencapai lokasi pada Rabu besok.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 8 Dubes Negara Sahabat, Ada Filipina hingga Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal