Pesan Natal Kristen Ortodoks, Vladimir Putin Puji Gereja soal Perang Ukraina

Anton Suhartono
Vladimir Putin menjalani ibadah malam Natal Kristen Ortodoks di Katedral Kremlin (Foto: Sputnik via Reuters)

Sebelumnya, Putin memerintahkan gencatan senjata selama 36 jam, terhitung sejak Jumat (6/1/2023) tengah hari. Ukraina menolak gencatan senjata itu dengan alasan tawaran Putin hanya akal-akalan. 

Kristen Ortodoks sebagaimana dianut banyak warga Rusia, merayakan Natal pada 7 Januari. Dari sekitar 260 juta pemeluk Kristen Ortodoks di dunia, sekitar 100 juta berada di Rusia. Beberapa negara yang memilili Kristen Ortodoks juga berkiblat ke Moskow.

Sementara itu Ukraina memiliki sekitar 30 juta pemeluk Kristen Ortodoks, yang terbagi antara Gereja Ortodoks Ukraina dari Patriarkat Moskow dan dua Gereja Ortodoks lainnya, salah satunya independen.

Namun keputusan Gereja Ortodoks Rusia untuk mendukung perang di Ukraina membuat kelompok ini terpecah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal