Perwira Militer Israel Dicopot usai Ikut Demo Dukung Pemerintah sambil Pakai Seragam

Ahmad Islamy Jamil
Petugas memadamkan api yang dibuat oleh massa penentang Pemerintah Israel yang berunjuk rasa pada Februari lalu. (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id – Seorang perwira militerIsrael dicopot dari jabatannya pada Minggu (30/4/2023) lantaran ikut aksi unjuk rasa mendukung pemerintah sambil mengenakan seragam dinas ketentaraan. Ini adalah kasus pencopotan militer pertama sejak Israel dilanda krisis politik menyusul rencana reformasi peradilan yang digagas PM Benjamin Netanyahu

Media lokal melaporkan, perwira itu diketahui berpangkat mayor. Pada saat aksi unjuk rasa berlangsung—yang disiarkan televisi—dia tampak membawa tandu di tengah berlangsungnya unjuk rasa propemerintah yang diadakan pada Kamis (27/4/2023) lalu. Aksi tersebut bertujuan untuk mengimbangi demonstrasi antipemerintah yang sudah berangsung berbulan-bulan.

Reuters melansir, militer Israel telah mengonfirmasi bahwa perwira itu memang berpangkat mayor. Akan tetapi, dalam sebuah pernyataan resmi, hanya disebutkan bahwa tentara itu melakukan pelanggaran karena ikut mengambil bagian dalam aksi protes minggu lalu saat masih mengenakan seragam. Akibatnya, otoritas komandonya pun dicopot.

Pemerintahan Netanyahu berambisi untuk mengendalikan Mahkamah Agung Israel lewat reformasi yudisial di negara itu. Rencana itu telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat negara zionis itu atas independensi lembaga peradilan mereka. 

Rencana reformasi kehakiman itu juga menimbulkan perseteruan di kalangan Angkatan Bersenjata Israel. Beberapa tentara cadangan bahkan mengancam akan menolak perintah pemanggilan jika reformasi UU itu terjadi.

Maret lalu, Netanyahu bahkan memecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant karena ketidaksetujuannya atas reformasi peradilan itu. Namun, keputusan itu kemudian ditarik lagi oleh Netanyahu dengan alasan negaranya saat ini perlu mengatasi tantangan keamanan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal