Menteri Ekonomi Israel Diserang Kelompok Antipemerintah di Tel Aviv

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Ekonomi Israel, Nir Barkat. (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id – Menteri Ekonomi Israel Nir Barkat dan rombongannya diserang oleh sekelompok aktivis antipemerintah dalam perjalanan dari restoran ke mobil mereka di pusat kota Tel Aviv, Kamis (27/4/2023).

“Beberapa pembuat onar menyerang para pengawal menteri dan petugas polisi saat mencoba mendekati menteri dan melukainya. Pengawal menteri dan petugas polisi melindunginya dengan tubuh mereka, setelah itu para pengunjuk rasa juga menyerang petugas polisi,” ungkap Kementerian Ekonomi Israel.

Menurut lembaga penyiaran Israel, Arutz Sheva, salah satu polisi yang melindungi menteri terluka dan dirawat di rumah sakit. Sementara surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan bahwa dua penyerang telah ditahan.

Sebelumnya, lembaga penyiaran CH12 melaporkan bahwa 200.000 orang Israel berkumpul di depan gedung parlemen di Yerusalem Tengah untuk mendukung reformasi peradilan pemerintah. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Barkat pun berterima kasih kepada para demonstran di media sosial atas “dukungan” tersebut.

Reformasi yudisial, yang diusulkan oleh pemerintahan Netanyahu pada Januari lalu, bakal membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk meninjau dan membatalkan undang-undang yang dinilai tidak konstitusional. Reformasi peradilan itu juga bakal memberikan pemerintah hak suara yang lebih besar dalam pemilihan hakim.

Netanyahu menunda rencana reformasi yudisial pada akhir Maret lalu, menyusul aksi protes massal—yang menjadi salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah Israel. Ribuan orang Israel telah memprotes rencana itu selama berbulan-bulan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal