Perusahaan Perhiasan Dikecam terkait Iklan Keluarga Muslim Angkat Mantu Perempuan Hindu

Anton Suhartono
Perhiasan ritel perhiasan di India dikecam netizen terkait iklan televisi (Foto: AFP)

Stasiun televisi NDTV melaporkan, salah satu toko perhiasan Tanishq di Gujarat diserang massa dan manajernya dipaksa membuat tulisan permintaan maaf.

Meskipun iklan tersebut ditarik, #BoycottTanishq menjadi trending di Twitter. Seorang netizen menuduh iklan itu ingin menampilkan 'cinta jihad'.

"Mayoritas pelanggan Anda beragama Hindu dan Anda menyakiti perasaan mereka, memalukan Anda," kata netizen lain.

"Cinta jihad" merupakan istilah yang muncul baru-baru ini, dibuat oleh ekstremis Hindu untuk menuduh pria muslim yang merayu perempuan Hindu sehingga membuat mereka pindah agama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Tak Tayang di 1 Negara Besar, FIFA Panik Kehilangan 1 Miliar Penonton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal