Pertempuran Sengit Taliban dan Milisi di Provinsi Panjshir, 2 Pihak Saling Klaim Menang

Anton Suhartono
Milisi yang setia dengan Ahmad Massoud melawan Taliban di Panjshir, provinsi terakhir yang belum direbut (Foto: Aamaj via Reuters)

KABUL, iNews.id - Pejuang Taliban terlibat pertempuran sengit dengan milisi di Provinsi Panjshir, Kamis (2/9/2021). Panjshir merupakan provinsi terakhir di Afghanistan yang belum dikuasi Taliban sejak mereka merebut Ibu Kota Kabul pada 15 Agustus.

Milisi yang setia kepada Ahmad Massoud, putra dari komandan mujahidin saat melawan Uni Soviet, Ahmad Shah Massoud, bertempur habis-habisan mempertahankan wilayah mereka dari Taliban. Mereka dibantu mantan pasukan keamanan Afghanistan yang terusir dari berbagai provinsi.

Negosiasi belum membuahkan hasil, kedua pihak saling juga menuduh sebagai pemicu kegagalan perundingan.

Masing-masing pihak mengklaim telah membunuh banyak musuh selama pertempuan beberapa hari terakhir. 

Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, para pejuangnya sudah memasuki Panjshir, provinsi di pegunungan, serta menguasai beberapa daerah.

"Kami memulai operasi setelah negosiasi dengan kelompok lokal bersenjata gagal. Mereka mengalami kehilangan yang besar," katanya, dikutip dari Reuters. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
9 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Internasional
1 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas

Internasional
2 bulan lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal