Militer Israel menyatakan, pasukannya menyerang bangunan pusat komando para pejuang Brigade Jenin. Mereka mengklaim operasi itu sebagai kontraterorisme di Tepi Barat.
Setidaknya enam drone Israel berputar-putar di langit Kota Jenin. Penggunaan drone oleh militer Israel dalam serangan di wilayah Tepi Barat jarang terjadi. Bulan lalu serangan drone menewaskan tiga pejuang Palestina. Sebelum itu Israel menggunakan drone 15 tahun lalu.
Ratusan pejuang Palestina dari kelompok Hamas, Jihad Islam, dan Fatah bermarkas di kamp pengungsi terbesar itu.
Pertempuran itu juga membakar semangat penduduk Jenin untuk bersatu melawan pasukan Israel. Mereka membakar ban di jalan-jalan untuk mengadang pergerakan pasukan Israel. Selain itu terdengar seruan melalui pengeras suara masjid-masjid untuk mendukung perlawanan Brigade Jenin. Jarang terjadi faksi-faksi perlawanan Palestina, termasuk Fatah, bersatu melawan pasukan Israel.
Jenin dilanda pertempuran sengit sejak beberapa pekan terakhir. Beberapa hari sebelumnya, Israel mengerahkan helikopter tempur Apache serta kendaraan lapis baja untuk mendukung serangan pasukan darat ke Jenin. Tujuannya untuk menangkap dua orang anggota kelompok militan yang dituduh terlibat penyerangan sebelumnya.