Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Anton Suhartono
Militer AS untuk pertama kali menggunakan Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh untuk menyerang Iran (Foto: Centcom)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) untuk pertama kali menggunakan Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh untuk menyerang Iran. Kemampuannya diyakini lebih dahsyat dari Tomahawk.

Komando Pusat AS (Centcom) menegaskan, rudal tersebut belum pernah digunakan sebelumnya dalam pertempuran sesungguhnya.

"Dalam peristiwa bersejarah pertama, Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh digunakan dalam pertempuran selama Operasi Epic Fury," bunyi pernyataan Centcom, seraya membanggakan kemampuan AS dalam serangan jarak jauh yang disebutnya tak tertandingi.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran sejak 28 Februari lalu, termasuk ke Teheran. Serangan rudal jarak jauh serta menggunakan jet tempur menyebabkan kerusakan serta korban sipil. 

Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan  militer AS di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 menit lalu

Kanselir Jerman Friedrich Merz Akui Negara-Negara Barat Terlalu Meremehkan Iran

Internasional
39 menit lalu

Penembakan di Acara Gedung Putih, Pelaku Didakwa Berusaha Bunuh Trump

Internasional
4 jam lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Nasional
22 jam lalu

Diplomasi Selat Malaka: Memaksa Para Pihak Berkonflik Buka Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal