Pertama dalam Sejarah, Biden Nominasikan Muslimah Bangladesh-Amerika Jadi Hakim Federal

Umaya Khusniah
Nusrat Jahan Choudhury. (Foto: chicagobusiness)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menominasikan wanita Muslim untuk menjadi hakim federal. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah AS. 

Nusrat Jahan Choudhury merupakan perempuan Bangladesh-Amerika yang diajukan oleh Presiden Biden. Jika Senat menyetujui, dia akan menjadi orang nomor satu di bangku hakim federal. 

Gedung Putih menyatakan hal tersebut pada Rabu (19/1/2022). Presiden Biden mendorong adanya diversifikasi dalam peradilan federal. 

Nusrat Jahan Choudhury telah menjabat sebagai direktur hukum untuk kelompok advokasi American Civil Liberties Union cabang Illinois sejak 2020. Sarjana Universitas Columbia itu telah bekerja dengan serikat pekerja dalam berbagai kapasitas sejak 2008.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia

57 tahun lalu

Hakim Praperadilan Singgung Miskomunikasi Pejabat Polda Metro terkait Kasus Andrie Yunus

57 tahun lalu

Ini Alasan Hakim Perintahkan Polda Metro Lanjutkan Usut Kasus Andrie Yunus

57 tahun lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal