Iran berupaya menekan AS dan Israel dengan cara menimbulkan dampak ekonomi global yang cukup besar. Harapannya, tekanan tersebut memaksa kedua negara menghentikan pemboman yang memicu perang sejak 28 Februari.
Presiden Iran sebelumnya mengatakan, serangan negaranya akan terus berlanjut sampai Iran memperoleh jaminan keamanan agar tidak kembali diserang. Pernyataan itu memberi sinyal, bahkan jika gencatan senjata tercapai, konflik belum tentu benar-benar berakhir.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan menyelesaikan pekerjaan dalam perang ini, meskipun dia juga mengklaim Iran kini hampir hancur.
Di front lain, kelompok militan Hezbollah yang didukung Iran meluncurkan sekitar 200 roket dari Lebanon ke wilayah Israel utara. Sirene serangan udara terdengar di sejumlah kota Israel. Ledakan keras juga dilaporkan terdengar di beberapa wilayah.
Israel kemudian membalas dengan melancarkan serangan udara baru ke Teheran dan sejumlah wilayah di Lebanon. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 11 orang.