Perempuan Korea Utara Dilarang Panggil Pasangan Oppa, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Perempuan Korut dilarang memanggil pasangan mereka dengan sapaan ala Korsel atau Barat (Foto: Reuters)

Menurut Rodong Sinmun, gaya, penampilan, dan bahasa merupakan cerminan dari pola pikir dan jiwa seseorang.

Bahkan disebutkan, kekalahan perang melawan modernitas akan memberikan konsekuensi berkali-kali lipat lebih serius ketimbang perang fisik.

Pada Desember lalu, Korut membuat aturan baru di mana kejahatan mengakses hiburan Korsel bisa dihukum hingga 15 tahun penjara. Kpop dan drama Korea kini populer di seluruh dunia, sementara Korut berjuang keras menghindarinya.

Siapapun yang terbukti menyebarkan materi hiburan Korsel bisa menghadapi hukuman mati.

Jurnalis dan pengamat Korut Jean Lee mengatakan, aturan ini merupakan upaya Kim untuk memastikan rakyatnya jauh dari pikiran maju yang pada akhirnya bisa untuk mengamankan posisinya dari pemberontakan.

"Ini benar-benar ancaman jika anak muda Korut menonton drama Korsel serta melihat seperti apa kehidupan orang Korea di luar negeri. Mereka melihat gambar-gambar Seoul, seberapa baik kehidupan mereka, seberapa bebas kehidupan mereka," kata Lee, kepada CNN.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Perempuan Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih Jakpus

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal