“Naluri dan pengalaman kami mengindikasikan dia mungkin masih di unitnya tapi dalam kondisi tidak bisa merespons,” kata Ibnu.
Keduanya lalu meminta keterangan dari tetangga. Dari situ mereka mendapat kabar bahwa korban sudah tak terlihat selama 3 sampai 4 hari. Namun mereka mendapat klu yang sangat berperan dari tetangga yang mengaku sempat mendengar suara ketukan di tembok.
"Ini semakin memperkuat kecurigaan kami bahwa dia mungkin masih ada di dalam," ujarnya.
Dengan bantuan sekuriti apartemen, petugas mendapat akses untuk masuk ke unit apartemen perempuan tersebut. Di dalam mereka mendengar suara ketukan semakin kencang yang setelah ditelisik bersumber dari kamar mandi.
"Kami polisi! Kami di sini untuk menolong Anda," kata Miqdad, berteriak.
Perempuan itu pun merespons yang membuat semua pihak lega.
Namun karena handle pintu rusak, keduanya membuka paksa. Ibnu dan Miqdad lalu memberikan handuk dan pakaian kepada korban.