Perempuan China yang Laporkan Kondisi Wuhan saat Wabah Virus Corona Dihukum 4 Tahun Penjara

Anton Suhartono
Zhang Zhan (Foto: Reuters)

"Zhang yakin dia dianiaya karena mempraktikkan kebebasan berbicara," kata Ren.

Para kritikus menilai, China sengaja mengatur persidangan Zhang berlangsung selama musim liburan akhir tahun agar luput dari perhatian global. Padahal kasus ini sudah berjalan hampir setahun.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik Negeri Komunis itu karena menutupi wabah yang disebutnya sebagai virus China itu.

Sementara itu kantor HAM PBB dalam cuitan mendesak China untuk membebaskan Zhang.

"Kami mengangkat kasus ini dengan pihak berwenang sepanjang 2020, sebagai contoh tindakan keras yang berlebihan atas kebebasan berekspresi terkait #COVID19 dan terus menyerukan pembebasannya," bunyi pernyataan.

Setahun setelah kasus pertama terungkap di Wuhan, virus corona telah menyebar ke seluruh dunia dan menginfeksi lebih dari 80 juta orang serta merenggut lebih dari 1,76 juta nyawa. Pandemi Covid-19  juga melumpuhkan perekonomian global, menghentikan penerbangan internasional, menutup kota-kota besar dunia, serta mengganggu industri dan mata pencarian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal