Percobaan Pembunuhan Mata-Mata, Rusia Tepis Boshirov Anggota Intelijen

Anton Suhartono
Ruslan Boshirov alias Anatoly Chepiga (Foto: Russia Today)

"Tidak ada bukti, jadi mereka melanjutkan kampanye informasi yang tugas utamanya adalah mengalihkan perhatian dari pertanyaan utama, Apa yang terjadi di Salisbury?" kata Zakharova, di akun Facebook, dikutip dari AFP, Kamis (27/9/2018).

"Pertanyaannya tetap, kapan bukti tentang keterlibatan siapa pun dalam serangan racun di Salisbury akan diberikan, sebagaimana London menyebutnya?"

Dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB, Rabu kemarin, May menyerang Rusia soal penyerangan terhadap Skripal dan putrinya, Yulia, menggunakan Novichok.

"Rusia hanya berusaha mengaburkan melalui pemalusuan yang putus asa," katanya.

Disebutkan Bellingcat, Chepiga merupakan pria 39 tahun lulusan Akademi Komando Militer Timur Jauh di Kota Blagoveshchensk. Akademi itu merupakan salah satu pelatihan terbaik bagi komando marinir dan pasukan elite,

Pria yang disebut pernah bertugas di Chechnya dan kemungkinan Ukraina itu mendapat penghargaan sebagai Pahlawan Rusia pada 2014 karena berhasil menjalankan misi menjaga perdamaian.

Bellincat menyebut kemungkinan besar Presiden Putin mengenal Chepiga karena dia sendiri yang menyerahkan penghargaan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen

57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal