Perlu diketahui, Israel selalu gagal merebut wilayah yang dikuasai Hizbullah di Lebanon dalam perang sebelumnya.
Hizbullah merupakan salah satu aktor non-negara paling bersenjata lengkap di dunia. Sebagian besar kekuatan militernya didukung oleh Iran.
Hizbullah lahir selama perang saudara Lebanon pada 1980-an, awalnya dibentuk untuk memerangi pendudukan Israel di Lebanon Selatan. Pendudukan Israel berlangsung hingga 2000 hingga seluruh pasukan Zionis ditarik dari wilayah Lebanon.
Sejak itu sayap militer Hizbullah tumbuh secara signifikan, bahkan lebih kuat daripada tentara nasional Lebanon.
Kekuatan militer Hizbullah terletak pada persenjataannya yang luas, mencakup lebih dari 150.000 roket dan rudal. Senjata-senjata tersebut antara lain adalah roket artileri tanpa pemandu, termasuk Katyusha, hingga rudal berpemandu presisi.