Perang Gaza Berakhir, PM Israel Netanyahu Kembali Jalani Sidang Kasus Korupsi

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu kembali menjalani sidang kasus korupsi yang sempat tertunda akibat perang di Gaza (Foto: AP)

Saat berpidato di hadapan Knesset pada Senin lalu, Presiden AS Donald Trump meminta mitranya dari Israel, Isaac Herzog, untuk memberikan pengampunan kepada Netanyahu terkait tuduhan korupsi. Namun kemudian Trump mengklarifikasi bahwa pernyataan itu disampaikan tidak serius, melainkan hanya terbawa suasana karena tepuk tangan dukungan bagi Netanyahu. Trump menyadari kasus korupsi Netanyahu merupakan isu sensitif di Israel.

Berdasarkan hukum Israel, presiden berwenang mengampuni pelaku kejahatan atau meringankan hukuman berdasarkan informasi atau pendapat yang diperlukan dari otoritas terkait, seperti menteri kehakiman atau menteri pertahanan.

Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin, yang juga politisi Partai Likud, mengungkapkan dukungannya atas pernyataan Trump.

Levi mengatakan persidangan Netanyahu seharusnya tidak pernah dimulai dan bertentangan dengan keadilan dan kepentingan negara.

Netanyahu dihadirkan ke pengadilan sejak Januari 2025 untuk mendengarkan kesaksiannya terkait dakwaan dalam kasus yang disebut dengan 1000, 2000, dan 4000. Sementara persidangan kasusnya sudah dimulai pada 24 Mei 2020 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal