Perang Antarsuku di Papua Nugini Tewaskan 35 Orang, Rumah dan Toko-Toko Hancur

Ahmad Islamy Jamil
Peta yang menunjukkan Provinsi Enga, lokasi perang antarsuku di Papua Nugini. (Foto: OpenStreetMap)

Surat kabar Post-Courier melaporkan, rumah-rumah dan toko-toko di Desa Suyan hancur dalam pertempuran tersebut.

Konflik antarsuku kali ini terjadi di dekat lokasi tanah longsor besar di Enga pada 24 Mei. Pemerintah memperkirakan lebih dari 2.000 penduduk desa terkubur dan ratusan lainnya mengungsi akibat bencana alam pada waktu itu. Sementara PBB memperkirakan hanya 670 penduduk desa yang tewas tetapi tidak membantah bahwa jumlah korban tewas bisa jauh lebih tinggi lagi.

Sebuah tim manajemen bencana yang dipimpin oleh pemerintah dan Program Pembangunan PBB bertemu pada Selasa ini di Ibu Kota Port Moresby. Mereka mengoordinasikan tanggapan kemanusiaan terhadap insiden kekerasan, yang terjadi di daerah berbahaya dan terpencil.

Perang antarsuku menjadi masalah keamanan yang rumit di Papua Nugini. Konflik semacam itu tersebar luas di Enga, daerah yang sedang berjuang bangkit untuk memulihkan ekonominya pascabencana longsor beberapa bulan lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Papua Nugini, Titik Pusat di Darat

57 tahun lalu

Papua Nugini Uji Coba Blokir Facebook, Kenapa?

57 tahun lalu

Breaking News: Korban Tewas Penembakan Brutal di Jalanan Pakistan Jadi 42 Orang

57 tahun lalu

Ketua DPR Bertemu Ketua Parlemen Papua Nugini, Kerja Sama Pendidikan hingga Solidaritas Melanesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal