Perang 2 Kubu Pemerintah di Ibu Kota, 23 Orang Tewas Termasuk Seorang Komedian

Umaya Khusniah
Dua kubu pemerintah di Libya saling tuduh atas bentrokan yang terjadi semalaman. (Foto: Tangkapan layar africanews.com)

Misi PBB di Libya mengatakan pertempuran itu melibatkan senjata sedang dan berat tanpa pandang bulu di lingkungan berpenduduk sipil di Tripoli. Misi tersebut menyerukan gencatan senjata segera dan bagi semua pihak di Libya untuk menahan diri dari menggunakan segala bentuk ujaran kebencian dan hasutan untuk melakukan kekerasan.

Dua kubu pemerintah di Libya saling tuduh atas bentrokan yang terjadi. Pemerintah Persatuan Nasional (GNU) di bawah Perdana Menteri Interim, Abdulhamid al-Dbeibah yang berbasis di Tripoli mengatakan, bentrokan dipicu oleh pejuang yang bersekutu dengan Perdana Menteri Fathi Bashagha. Mereka menembaki konvoi di ibu kota sementara unit pro-Bashagha lainnya berkumpul di luar kota. 

Dbeibah juga menuduh Bashagha mundur dari pembicaraan untuk menyelesaikan krisis di Libya. 

Sebaliknya, Pemerintahan Bashagha dalam sebuah pernyataan mengatakan, mereka tidak pernah menolak pembicaraan. Justru tawarannya telah ditolak oleh Dbeibah. 

Pernyataan ini tidak secara langsung menanggapi pernyataan bahwa itu terkait dengan bentrokan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Buletin
10 jam lalu

Terungkap CCTV! Ini Detik-Detik Korban Sebelum Tewas Kepala Dilakban di Bandar Lampung

Internasional
2 hari lalu

Kapal Migran Terbalik di Libya, 53 Orang Dikhawatirkan Tewas termasuk 2 Bayi

Internasional
5 hari lalu

Sosok Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang Ditembak Secara Brutal

Internasional
6 hari lalu

Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal