Penyelidik PBB Tuduh Presiden Venezuela Maduro Lakukan Kejahatan Kemanusiaan

Anton Suhartono
Nicolas Maduro (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Laporan penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut Presiden VenezuelaNicolas Maduro serta para menterinya harus bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dalam laporan pertama, Tim Pencari Fakta Internasional yang diprakarsai Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB, ditemukan bukti bahwa aktor negara, termasuk Maduro, berada di balik kejahatan serius seperti pembunuhan di luar proses hukum serta penyiksaan secara sistematis.

Ketua tim Tim Marta Valinas mengatakan, laporan itu mendapati alasan masuk akal untuk dipercaya bahwa pihak berwenang Venezuela dan pasukan keamanan merencanakan dan melaksanakan pelanggaran HAM serius sejak 2014.

"Pembunuhan secara sewenang-wenang dan penyiksaan secara sistematis merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Valinas, dikutip dari AFP, Kamis (17/9/2020).

Tim yang beranggotakan tiga orang itu memang tak melakukan penyelidikan di dalam Venezuela karen tidak mendapatkan akses. Mereka mengandalkan wawancara jarak jauh dengan para korban, saksi, dan pihak lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal