"Kami sangat sedih dan khawatir. Kami tidak tahu harus berbuat apa," kata ibunda Raizel, Joela Omagap Calago, dikutip dari Mirror, Kamis (4/11/2021)
Selain perubahan fisik, pertumbuhan Raizel juga berhenti serta kerap mengalami sakit di punggung. Kondisi ini membuatnya sulit untuk keluar, bahkan sebelum pandemi dia sudah harus mengenakan masker, jaket, dan celana panjang jika pergi.
Pandemi Covid-19 cukup membantunya dalam kondisi ini karena bisa bersekolah dari rumah.
"Raizel malu bertemu orang lain. Ada beberapa teman yang mengejeknya tapi ada juga yang menghiburnya," kata Joela.
Salah satu hal paling sulit yang diterima Joela, Raizel terlihat lebih tua daripada dirinya meski usianya 37 tahun.
"Ada banyak orang yang menyebut saya lebih muda dari Raizel. Itu menyakitkan bagi saya. Saya tidak ingin mendengar orang mengatakan seperti itu," ujarnya.
Saat ini, Raizel tidak punya akses ke medis untuk memperlambat efek penuaan. Padahal perkembangan Raizel harus dipantau terus oleh dokter. Keluarga sedang berusaha mengumpulkan dana untuk membantu pengobatan Raizel.